Home / Liputan

Tuesday, 9 February 2021 - 12:04 WIB

Aktor Utama City Hancurkan Liverpool

Pemain muda Manchester City, Phil Foden tampil memukau dalam kemenangan 4-1 City atas Liverpool di Anfield. Dia menjadi aktor utama kemenangan bersejarah itu.

Pemain muda Manchester City, Phil Foden tampil memukau dalam kemenangan 4-1 City atas Liverpool di Anfield. Dia menjadi aktor utama kemenangan bersejarah itu.

Kemenangan 4-1 Manchester City atas Liverpool di Stadion Anfield (08/02/2021) dini hari WIB tidak bisa dilepaskan dari peran Phil Foden. Pemain berusia 20 tahun itu menjadi kartu as atau aktor utama kemenangan bersejarah itu.

Foden terlibat langsung dalam tiga dari empat gol City ke gawang Alisson Becker. Pemuda yang pernah menjadi bocah pemungut bola itu sekarang telah menjelma menjadi pemain andalan Guardiola.

“Foden adalah pemain yang bisa menjaga bola dengan baik,” ungkap Guardiola seperti dilansir 11Pemain dari Kompas, “dia bisa agresif dan masih sangat muda dan semoga masih bisa terus berkembang.”

Dalam skuad City, Foden mengemban tugas sebagai penyerang semu (false nine). Guardiola melihat bahwa anak didiknya itu memiliki kualitas-kualitas tertentu yang membuat ia layak diberi kepercayaan bermain di posisi itu.

Baca Juga :  Pekan ke-20 Liga Inggris: Manchester City di Puncak, Liverpool Kembali ke Jalur Juara

Kualitas-kualitas tersebut antara lain, energi, kebugaran, agresivitas, kecepatan, keberanian, dan akurasi tembakan. Foden tidak hanya beroperasi di sekitar area enam belas meter lawan, tetapi juga kerap turun jauh ke tengah lapangan untuk merebut bola dari penguasaan lawan.

Foden dalam Partai vs Liverpool

Gol pertama Manchester City berawal dari Foden yang memotong bola dan kemudian memberikannya kepada Raheem Sterling. Sterling mengirimkan umpan silang yang kemudian berubah menjadi gol setelah Ilkay Gundogan menerima bola muntah dari tepisan panjaga gawang Liverpool, Alisson Becker.

Pemain Manchester City, Phil Foden tampil memukau dalam laga melawan Liverpool. Dia menjadi kunci kemenangan City malam itu.

Pada menit ke-73, Foden berhasil memanfaatkan kesalahan Becker ketika menendang bola. Bola yang justeru mendarat ke kaki Foden itu diteruskan ke Ilkay Gundogan dan sang pemain pun mencetak gol keduanya malam itu.

Baca Juga :  Daftar Club Nomor 1 di Dunia

Keterlibatan ke tiga Foden yang sekaligus menjadi gol terakhir bagi City berasal dari aksi individunya di sisi kanan lapangan. Dari arah itu, ia melepaskan tembakan yang tidak mampu dihalau Alisson.

Teknik yang diterapkan Foden cukup sederhana sebenarnya. Dia hanya meningkatkan tekanan pada lini belakang Liverpool dan memprovokasi mereka untuk melakukan kesalahan fatal. Liverpool yang tampil tanpa bek senior akhirnya terpancing untuk melakukan kesalahan.

“Kami memaksa lawan melakukan kesalahan dan cara-cara ini sudah sering kami latih,” kata pemain berusia 20 tahun itu.

Baca juga Lionel Messi Pemain Terbaik Dekade 2011-2020

Share :

Baca Juga

Liputan

Dibungkam Rival Sekota Barcelona, Real Madrid Gagal Cetak Sejarah di Liga Spanyol
Mikel Arteta

Liputan

Arsenal Juara Piala FA 2019/2020, Arteta Bawa The Gunners Jadi Raja

Liputan

Derby Merseyside, Ajang Pembuktian Kegaharan Everton

Liputan

Meski Menang Atas Spurs, Tuchel Tetap Merasa Ada yang Kurang pada Timnya

Liputan

Mohammad Salah dan Tekadnya yang Hampir Mustahil

Liputan

Arsenal Resmi Lepas Martinez, Tak Halangi Transfernya ke Aston Villa

Liputan

Guardiola Perpanjang Kontrak, Sinyal Messi Gabung ke City

Liputan

Cara Bodoh Memprovokasi Barcelona