Home / Liputan

Monday, 15 February 2021 - 12:39 WIB

Analisis Arsene Wenger Atas Kejatuhan Liverpool

Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Juru taktik berusia 71 tahun itu menilai lini belakang dan tengah menjadi titik lemah Liverpool

Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Juru taktik berusia 71 tahun itu menilai lini belakang dan tengah menjadi titik lemah Liverpool

Juara bertahan Liga Inggris, Liverpool mengalami penurunan performa luar biasa. Tim besutan Jurgen Klopp itu terlempar ke posisi empat klasemen sementara dengan raihan 40 poin. Dari total 24 pertandingan yang telah dimainkan musim ini, Liverpool meraih 11 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 6 kekalahan.

Saat ini mereka berjarak 13 poin dan satu pertandingan dari Manchester City di puncak. Selain itu, Chelsea dan West Ham di posisi lima dan enam juga terus menghantui dengan jarak satu poin dan satu pertandingan. Bila keduanya memenangkan partai tersimpan itu, Liverpool akan didepak ke posisi enam.

Lebih parah lagi, tim asuhan Jurgen Klopp itu punya kemungkinan untuk dibuang ke posisi kesembilan. Saat ini Everton yang baru melakoni 22 pertandingan telah mengoleksi 37 poin dan menduduki posisi ketujuh. Begitu pula dengan Aston Villa di posisi delapan. Mereka memiliki 36 poin tetapi juga punya dua partai tersisa.

Baca Juga :  Timnas U-19 Indonesia Hadapi Macedonia Utara, Shin Tae-yong Ubah Formasi Pemain

Analisis Wenger

Dalam tiga partai terakhir, Liverpool selalu menelan kekalahan. Dua kali di Anfield dan sekali di King Power Stadium. Di Anfield, mereka menyerah 0-1 dari Brighton sebelum dibantai 1-4 oleh Manchester City. Sementara itu di King Power Stadium mereka dipermalukan 3-1 oleh tuan rumah Leicester City.

Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger pun memberikan komentar atas nasib buruk yang tengah dialami Liverpool. Menurut Wenger, titik lemah Liverpool sekarang berada di lini belakang dan tengah. Kedua posisi itu kehilangan kemampuan menjaga keseimbangan permainan.

“Ada banyak penyebab. Salah satu alasan utama tentu saja mereka kehilangan Virgil van Dijk. Kekuatan mereka adalah memenangkan bola di area pertahanan lawan dengan Jordan Henderson dan James Milner di lapangan tengah,” ujar Wenger di studio beIN Sports.

Baca Juga :  PSG Lawan Sulit, Koeman Khawatir Duet Neymar dan Mbappe

Dalam analisisnya, Wenger menilai bahwa keputusan Klopp memundurkan Jordan Henderson ke area pertahanan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Virgil van Dijk dan Joel Matip, telah memberikan banyak kesempatan kepada lawan untuk lebih nyaman menguasai bola.

“Mereka kini memundurkan Henderson ke area pertahanan. Ini cara Klopp mengatur timnya. Saya hanya berupaya mencari penjelasan logis,” kata juru taktik berusia 71 tahun itu.

Penjaga gawang Liverpool, Arsene Wenger terlihat tidak bersemangat ketika gawangnya dibobol oleh para pemain Leicester City dalam partai Liga Inggris akhir pekan kemarin.

Liverpool sangat efisien karena mereka hanya mengizinkan lawan mengolah bola sangat sebentar. Setelah mengubah struktur tersebut, Liverpool memberi lawan-lawan mereka lebih banyak waktu dengan bola.”

“Mereka biasanya cepat mengolah bola dan memberi umpan kepada striker-striker. Itu adalah resep sukses Liverpool ditambah stabilitas bertahan yang bagus. Sekarang mereka kehilangan sedikit dari semua itu,” tutup Wenger.  

Share :

Baca Juga

Liputan

Masa Depan Luka Modric di Real Madrid Belum Jelas
Chelsea ditahan imbang 3-3 saat menjamu Southampton dalam pekan 5 Liga Inggris 2020/21, Sabtu (17/10) malam WIB. Jannik Vestergaard gagal kemenangan The Blues.

Liputan

Chelsea Vs Southampton: Vestergaad Gagalkan Kemenangan The Blues

Liputan

Kuda Hitam Liga Inggris Layu Sebelum Berkembang

Liputan

Ada Peran Mantan Bomber Arsenal di Balik Kepindahan Thomas Partey
Spanyol terpaksa harus mengakui kekalahan 1-0 dari Ukraina dalam lanjutan matchday 4 UEFA Nations League A 2020/21 Grup 4.

Liputan

Hasil Ukraina vs Spanyol: Kekalahan Pertama La Furia Roja

Liputan

Juventus Tak Bisa Daratkan Bintang Lyon, Ini Sebabnya
Shin Tae-yong

Liputan

Sepak Bola Nasional: Shin Tae-yong Coret Belasan Pemain Timnas U-19
Manchester City dihajar Leicester City 2-5 dalam lanjutan pekan ketiga Liga Inggris 2020/21, Minggu (27/9) di Etihad Stadium. Pada laga itu, Jamie Vardy mencetak hattrick.

Liputan

Vardy Ngamuk di Etihad, Manchester City Dihajar Leicester 2-5