Home / Liputan

Friday, 20 November 2020 - 18:09 WIB

Bagus Kahfi: Kembali ke Indonesia demi Restu Main di Belanda

Penyerang Timnas Indonesia U-19, Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri, bicara soal keinginannya berkarier di luar negeri dan rencana gabung bersama FC Utrecht, klub Eredivisie atau level tertinggi di kompetisi sepak bola Belanda.

Bagus mendapat kesempatan berkarier di luar negeri setelah mengikuti program Garuda Select di Inggris sejak 2018. Selain mendapat pengalaman tanding melawan klub-klub junior di Inggris, saudara kandung Amiruddin Bagas Kaffa Arrizqi juga sempat mengalami cedera engkel saat Garuda Select menghadapi Queens Park Rangers (QPR) U-18 medio Maret 2020.

Baca juga : Fakta Menarik Jelang Liverpool vs Leicester City Liga Inggris

Langkah Bagus berkarier di luar negeri sempat mendapat sorotan setelah sempat mampir di Utrecht dalam rangkaian pemulihan cedera.

Lantas bagaimana progres rencana Bagus bergabung dengan FC Utrecht? Bagaimana proses komunikasi dengan klub Barito Putra jelang kepindahannya ke Utrecht? Berikut wawancara khusus bersama Bagus Kahfi:

Baca Juga :  Barito Putera Respons Bagus Kahfi Batal ke Utrecht

Boleh cerita soal agenda kepulangan ke Indonesia?

Tujuan kepulangan saya ke Indonesia adalah bertemu dengan Barito Putera dan saya sudah ke sana. Mereka juga sudah menerima saya dengan welcome dan saya menunggu surat pelepasan saya dari Barito Putera.

Saya kembali ke Indonesia untuk meminta restu secara resmi ke Barito Putera berupa surat pelepasan sebagai klub yang saya hormati dan berkontrak dengan saya terhitung sejak November 2018 hingga Oktober 2021.

Hasilnya, mereka sangat membantu dan Pak Hasnur juga bangga kalau ada anak didiknya yang bisa berkarier di luar negeri. Tapi Pak Hasnur juga sudah menyerahkan itu ke manajemen dan manajemen bilang mau urus secepatnya. Saya juga berharap semoga bisa secepatnya diurus.

Apa pesan-pesan Anda untuk pemain-pemain muda Indonesia lain yang berencana berkarier di luar negeri?

Baca Juga :  Timnas Indonesia U-19 vs Makedonia: Selalu Kalah Lawan Balkan

Bagaimana ya campur aduk lah rasanya. Susah dan harus ada restu dan beberapa tahap untuk melewati ini semua sebelum berkarier di luar negeri. Apalagi kita juga kurang dipandang sama sepak bola Eropa.

Mestinya ada kesempatan pemain lain buat ke Eropa. Mungkin salah satunya saya sama Dennis Wise dibawa mereka dan dia bisa mendengarkan saya.

Tapi tidak semudah itu, saya juga punya tim yang harus saya hargai dan saya hormati dan mereka berhak. Begitu juga saya karena saya menghormati tim saya karena masih punya kontrak sebagian dengan mereka.

Apalagi kepada Tim Barito Putera yang saya banggakan dan Pak Hasnur yang saya hormati, saya mohon bisa mengizinkan saya bermain di luar negeri. Saya tidak mau gagal lagi, saya mau ini kelar, selesai.

Share :

Baca Juga

Liputan

Atalanta Dikagumi Legenda AC Milan, Ini Alasannya

Liputan

Kevin De Bruyne Pemain Terbaik Liga Inggris 2019/2020

Liputan

Arsenal Gagal Capai Kesepakatan Dengan Pelamar Lucas Torreira

Liputan

Ini Penyebab Lionel Messi Tidak Bertahan di Barcelona

Liputan

Terlibat Insiden di Mykonos, Kapten MU Harry Maguire Ditangkap Polisi

Liputan

Ini Dia Pembagain Grup Liga 2 2020: Grup D Grup Neraka

Liputan

Robert Pires Anjurkan Mbappe Pindah ke Real Madrid

Liputan

Madrid Bangun Serangan dari Semua Lini