Home / Liputan

Monday, 12 October 2020 - 21:37 WIB

Derby Merseyside, Ajang Pembuktian Kegaharan Everton

Everton tengah moncer di Liga Inggris musim 2020/2021. Empat laga awal disapu bersih dengan kemenangan dan kini berada di puncak klasemen sementara menjadi modal bagus jelang versus Liverpool.

Melawan Liverpool di Goodison Park, Sabtu (17/10) malam WIB nanti, jadi ajang pembuktian bagi Everton bahwa mereka memang tengah gahar dan layak diperhitungkan tim-tim besar.

Baca juga : Terus Cedera, Nilai Hazard Turun Rp1,56 Triliun

Everton menjadi sorotan usai memenangkan empat laga awal Liga Inggris musim ini. Diawali kemenangan 1-0 di kandang Tottenham Hotspur, melibas West Bromwich Albion 5-2, menaklukkan tuan rumah Crystal Palace 2-1, dan terakhir menang 4-2 saat menjamu Brighton and Hove Albion.

Di atas kertas, tim-tim yang dikalahkan Everton itu tak sepadan dengan Liverpool yang jadi favorit juara musim ini. Meski begitu bukan tak mungkin Everton kembali membuat kejutan dengan menjungkalkan The Kop.

Baca Juga :  Piala Asia U-16 dan U-19 Ditunda, AFC Cup Resmi Dibatalkan

Apalagi, jelang derby Merseyside ini, penampilan The Reds terbilang inkonsisten. Terakhir mereka dibantai Aston Villa 7-2.

Sedikit banyak kekalahan memalukan itu tentu berpengaruh bagi Mohamed Salah cs. Everton pun seharusnya bisa mencuri kesempatan dengan inkonsistensi anak asuh Jurgen Klopp tersebut.

Jika menilik skuat, The Toffees memiliki skuat yang mumpuni dan solid musim ini. Faktor Carlo Ancelotti di kursi pelatih juga jadi kunci kesuksesan Everton sejauh ini.

Liverpool patut waspada dengan kondisi psikis para pemain Everton yang tengah menanjak. Setidaknya ada dua pemain yang perlu diwaspadai Virgil Van Dijk dkk. yakni James Rodriquez dan Dominic Calvert-Lewin.

James terbukti mampu beradaptasi cepat dengan karakter sepak bola Inggris dan mampu tampil apik. Pergerakannya luwes dan mampu menciptakan umpan-umpan kunci bagi rekan-rekannya.

Baca Juga :  Liga Spanyol: Temui Presiden PSG, Kylian Mbappe Tegaskan Ingin Gabung Real Madrid

Sementara Calvert-Lewin sangat efektif sebagai striker. Sejauh ini dia sudah mencatatkan enam gol atau 50 persen total gol Everton di empat pertandingan liga.

Di sisi lain, Liverpool perlu berbenah diri, khususnya di lini belakang. Beberapa bek mereka belakangan sering membuat blunder.

Belum lagi penampilan kurang meyakinkan kiper cadangan Adrian yang menggantikan Alisson Brecker yang cedera, juga perlu jadi catatan bagi Jurgen Klopp jika ingin memetik hasil memuaskan di kandang Everton.

Everton sejauh ini belum pernah memenangkan satu pertandingan dari lima pertemuan terakhir mereka dengan Liverpool di ajang liga. Dari lima laga itu, Everton dua kali kalah dan tiga kali seri.

Share :

Baca Juga

Setelah libur beberapa hari, Timnas U-19 rencananya akan menggelar pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta sebagai persiapan menuju Prancis untuk mengikuti Turnamen Toulon 2020.

Liputan

Turnamen Toulon 2020 Batal, PSSI Siapkan Plan B untuk Timnas U-19

Liputan

Edinson Cavani Berpangaruh Besar pada Perkembangan Mason Greenwood di Manchester United

Liputan

Drama Delapan Gol di Nuevo Los Carmenes

Liputan

Lionel Messi Berbaring di Lapangan saat Jadi Pagar Betis, Legenda Man United: PSG Tak Hormati La Pulga

Liputan

Final Piala Eropa 2020: Inggris Ingin Ukir Sejarah, Italia Bidik Trofi yang Kedua
Menjadi pemain termahal memang memiliki beban dan tanggung jawab yang sangat berat. Havertz dibayang-bayangi dengan kutukan pemain termahal Chelsea.

Liputan

Kai Havertz Dibayang-bayangi Kutukan Pemain Termahal Chelsea

Liputan

Pemain Brasil ke Liga 1 Untuk Naturalisasi? Ini Jawaban Indra Sjafri

Liputan

Diacuhkan Conte, Fabregas Bakal ke Real Madrid?