Home / Liputan

Friday, 19 March 2021 - 18:01 WIB

Evolusi Thibaut Courtois: Dari Pemain Bola Voli Pantai Menjadi Bek Sayap Kiri dan Penjaga Gawang Kelas Dunia

Penjaga gawang Real Madrid dan Timnas Belgia, Thibaut Courtois.

Penjaga gawang Real Madrid dan Timnas Belgia, Thibaut Courtois.

Penjaga gawang Real Madrid, Thibaut Courtois berasal dari keluarga dengan latar belakang pemain bola Voli. Kedua orangtua dan saudarinya, Valerie Courtois adalah pemain bola voli profesional. Saudarinya sendiri bermain untuk tim voli profesional VC Oudegem. Dia terakhir bermain untuk klub itu pada musim 2012/2013.

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Darah pemain voli mengalir deras dalam diri mantan penjaga gawang Chelsea dan Atletico Madrid itu. Ketika masih muda, Courtois sangat menyukai permainan voli, khususnya voli pantai. Dia selalu suka berada di pasir untuk melompat dan terus bermain.

“Saya suka melompat untuk kemudian menangkap bola. Dan pasir pantai selalu menjadi pendaratan terbaik,” kenang Courtois.

Karier sepak bola Courtois bermula dari sebuah klub lokal bernama Bilzen V.V. Akan tetapi saat itu ia tidak bermain di posisi penjaga gawang, tetapi sebagai bek sayap kiri. Ketika berumur tujuh tahun (1999), ia bergabung dengan akademi sepak bola Racing Genk.

Baca Juga :  Liga Spanyol: Temui Presiden PSG, Kylian Mbappe Tegaskan Ingin Gabung Real Madrid

Di sanalah ia perlahan-lahan menyadari potensinya sebagai seorang penjaga gawang. Kemampuan alamiah melompat untuk menangkap atau memukul bola warisan darah pebola voli keluarganya sangat berpengaruh terhadap kemampuannya sebagai seorang penjaga gawang. Pelahan-lahan ia mulai meninggalkan posisi bek sayap kiri.

“Saya memenangkan beberapa penghargaan penjaga gawang terbaik di beberapa turnamen dan hal itu membuat saya sadar masa depan saya bisa lebih cerah jika menjadi kiper ketimbang pemain bertahan,” kenangnya.

Penampilan impresif bersama tim senior Racing Genk dalam Proliga musim 2010/2011 menarik minat Chelsea untuk memboyongnya ke Stamford Bridge. Setibanya di London, Courtois langsung dipinjamkan ke Atletico Madrid sampai akhir musim 2011/2012. Ia mengenakan jersey bernomor punggung 13 peninggalan De Gea.

Dia tampil impresif sepanjang musim itu dan menjadi sosok kunci ketika Atletico Madrid menyegel juara Liga Eropa. Masa peminjamannya pun diperpanjang hingga akhir musim 2012/2013.

Baca Juga :  MU vs Chelsea: The Red Devils Cari Kemenangan Pertama di Old Trafford

Seiring dengan semakin terasahnya kemampuan Courtois, penjaga gawang utama Chelsea, Peter Chec mengalami penurunan performa karena faktor usia. Akhirnya dia dipulangkan ke Chelsea dan menjadi pilihan utama selama beberapa musim.

Sepanjang kariernya bersama Chelsea, ternyata ia selalu dipantau oleh Real Madrid. Pada tahun 2019, pemain bertubuh jangkung itu pun merapat ke Bernabeu. Saat itu Real Madrid masih memiliki Keylor Navas yang memenangkan tiga gelar Champions.

Namun akhirnya kehadiran Courtois membuat manajemen El Real melegoh Navas ke Paris Saint Germain (PSG). Sempat mengalami penurunan performa yang tajam pada laga-laga awal bersama Los Blancos, kini Courtois menjadi sosok kunci dalam setiap keberhasilan Real Madrid.

Share :

Baca Juga

Liputan

Tuntutan Chelsea Tak Masuk Akal, Bayern Munchen Batal Boyong Hudson-Odoi

Liputan

Ronaldo Cemberut Karena Ditarik Keluar, Ini Tanggapan Pirlo

Liputan

Smith Rowe: Yang Diuntungkan dari Diasingkannya Ozil
Tim Nasional Indonesia U-19 dijadwalkan akan melawan Qatar pada Kamis (17/9/2020) malam WIB. Saat ini, Garuda Muda Sedang menjalani persiapan jelang laga tersebut.

Liputan

Intip Persiapan Garuda Muda Jelang Laga Kontra Qatar

Liputan

Solskjaer Bertahan hingga Jeda Internasional, Manchester United Sudah Hubungi Antonio Conte
Southampton harus mengakui kekalahan dari tim tamunya, Tottenham Hotspur dengan skor 2-5 di ST Mary's Stadium pada Minggu (20/9/2020).

Liputan

Quat-trick Son Heung-min Beri Kemenangan Tottenham atas Southampton

Liputan

Liga Spanyol: Pasca El Clasico, Real Madrid dan Barcelona Ukir Rekor Kontras

Liputan

Madrid vs Atletico: Ramos Diklaim Siap Tinggalkan Los Blancos