Home / Liputan

Friday, 15 January 2021 - 20:22 WIB

Supercopa de Espana: Takluk dari Bilbao, Real Madrid Gagal ke Final

Pemain Athletic Bilbao merayakan gol ke gawang Real Madrid. Takluk 1-2 dari Bilbao, Madrid gagal melaju ke semifinal Piala Raja.

Pemain Athletic Bilbao merayakan gol ke gawang Real Madrid. Takluk 1-2 dari Bilbao, Madrid gagal melaju ke semifinal Piala Raja.

Bermain dengan tujuh puluh satu persen penguasaan bola, Real Madrid justeru takluk dengan skor 1-2 dari Athletic Bilbao. Hasil itu membuat Ramos dkk harus merelakan tiket final Piala Raja menjadi milik Bilbao. Padahal, kalau seandainya mereka mampu membalikkan keadaan, final piala raja musim ini akan menyajikan El Clasico sebab Barcelona telah lolos sehari sebelumnya.

Baca juga: Sempat Yakinkan FIFA, Menpora Terima Piala Dunia U-20 Batal

Secara mengejutkan, Real Madrid justeru tertinggal 0-2 sejak menit ke-37 setelah Raul Garcia mencetak brace. Gol pertama Bilbao terjadi pada menit ke-18. Gol itu bermula dari bola operan Vazques yang dicuri Dani Garcia dan kemudian diteruskan ke dalam kotak penalti sebelum dikonversi menjadi gol oleh Raul Garcia.

Pada menit ke-37, Vasques menjatuhkan Marintez di dalam kotak terlarang dan Bilbao mendapat tendangan penalti. Raul Garcia maju sebagai algojo dan berhasil memaksa Courtois memungut bola dalam jaring untuk kedua kalinya.

Baca Juga :  Inilah Daftar 3 Pelatih Untuk Gantikan Quique Setien di Barcelona

Gol penghibur Madrid dicetak Benzema pada menit ke-72. Selain menghentikan langkah Madrid dalam perebutan Piala Raja, hasil pertandingan di La Rosaleda pada Jumat (15/01/2021) itu membuat El Real gagal mempertahankan gelar yang mereka raih musim lalu.

Sudah saatnya berbenah

Kekalahan dari Bilbao memaksa Madrid untuk kembali berbenah. Zidane perlu berpikir ulang tentang starting eleven tim ibu kota Spanyol itu. Keberadaan Eden Hazard misalnya. Ini musim kedua Hazard di Madrid dan performanya masih begitu-begitu saja. Masih layakkah pemain Belgia itu diberi tempat dalam squad utama?

Mungkin lebih baik bila Vini Jr/Rodrygo diberi tempat utama dan jam terbang lebih banyak. Dalam sepak bola modern, nama besar sama sekali bukanlah syarat tunggal untuk mendapatkan tempat utama. Konsistensilah yang menjadi faktor penentu.

Baca Juga :  2 Janji Rosaud: Messi Jadi Nama Stadion dan Pulangkan Neymar

Zidane, berbeda dengan tahun-tahun pertamanya di Madrid, sangat tidak kreatif dalam merotasi pemain. Starting eleven-nya hampir selalu sama, dan malangnya formasi itu, sejauh ini masih jauh dari ekspektasi.

Baca juga: Fisik Timnas Indonesia U-19 Digenjot Sebelum ke Spanyol

Lini depan masih dihuni trio Hazard, Benzema, Asensio. Di lini tengah ada Modric, Casemiro, kroos, dan barisan pertahanan belakang selalu Ramos-Varane dan Mendy-Carvajal/Vazques. Di bawah mistar selalu ada Courtois.

Beberapa pemain memang layak untuk mendapat kehormatan itu, tetapi ada beberapa yang, dari sisi performa dan konsistensi, sama sekali belum layak untuk tim bernama Real Madrid. Sudah saatnya bagi Madrid untuk berbenah. Bila tidak, bukan tidak mungkin musim ini mereka tidak memenangkan apa pun.

Share :

Baca Juga

Liputan

Buang 100 Juta Euro untuk Hazard dan Empat Kesalahan Transfer Madrid Lainnya

Liputan

Evolusi Thibaut Courtois: Dari Pemain Bola Voli Pantai Menjadi Bek Sayap Kiri dan Penjaga Gawang Kelas Dunia

Liputan

Paul Pogba: Islam Membuat Saya Menjadi Orang yang Lebih Baik
Manajer Manchester City, Pep Guardiola memberikan pujian bagi penampilan Raheem Sterling dan Ferran Torres pada laga kontra Burnley di babak 16 besar Piala Liga Inggirs atau sering disebut Carabao Cup.

Liputan

Guardiola Puji Penampilan Sterling dan Torres di Laga Kontra Burnley
Induk Organisasi Sepak Bola Dunia (FIFA) telah melaksanakan kongres secara virtual dan dihadiri oleh 211 anggota FIFA pada Jum'at lalu (18/9/2020).

Liputan

FIFA Beri Bantuan Dana Serta Ubah Statuta dan Tata Tertib

Liputan

Virgil van Dijk Cedera, Eks Newcastle Sebut Kabar Baik
Ronaldo

Liputan

Meski Menang 2-1 Kontra Lyon, Juventus Membuat Rekor Memalukan
Setelah libur beberapa hari, Timnas U-19 rencananya akan menggelar pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta sebagai persiapan menuju Prancis untuk mengikuti Turnamen Toulon 2020.

Liputan

Turnamen Toulon 2020 Batal, PSSI Siapkan Plan B untuk Timnas U-19