Home / Liputan

Thursday, 4 November 2021 - 22:15 WIB

Masi kenal dengan Roberto Baggio ?

Roberto Baggio lahir 18 Februari 1967

adalah mantan pemain sepak bola profesional Italia yang bermain sebagai second striker, atau sebagai gelandang serang, meskipun ia mampu bermain di beberapa posisi ofensif.

Dia adalah mantan presiden sektor teknis Federasi Sepak Bola Italia. Seorang playmaker kreatif yang berbakat secara teknis dan spesialis bola mati, yang terkenal dengan tendangan bebas melengkung, keterampilan menggiring bola, dan mencetak gol, Baggio secara luas dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Jajak pendapat internet Player of the Century FIFA, dan terpilih dalam Tim Impian Piala Dunia FIFA pada 2002.

Pada tahun 1993, ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Dunia FIFA dan memenangkan Ballon d’Or. Pada tahun 2004, ia dinobatkan oleh PelĂ© di FIFA 100, daftar pemain hidup terbesar di dunia.

Baggio bermain untuk Italia dalam 56 pertandingan, mencetak 27 gol, dan merupakan pencetak gol terbanyak keempat bersama untuk tim nasionalnya, bersama Alessandro Del Piero. Dia membintangi tim Italia yang finis ketiga di Piala Dunia FIFA 1990, mencetak dua gol. Di Piala Dunia 1994, ia memimpin Italia ke final, mencetak lima gol, menerima Bola Perak Piala Dunia dan masuk dalam Tim All-Star Piala Dunia.

Baca Juga :  Jadwal UEFA Super Cup 2020: Bayern Munchen Vs Sevilla

Meskipun dia adalah pemain bintang untuk Italia di turnamen tersebut, dia gagal mengeksekusi penalti yang menentukan dalam adu penalti final melawan Brasil. Pada Piala Dunia 1998, ia mencetak dua gol sebelum Italia disingkirkan oleh juara akhirnya Prancis di perempat final. Baggio adalah satu-satunya orang Italia yang mencetak gol di tiga Piala Dunia, dan dengan sembilan gol memegang rekor gol terbanyak yang dicetak di turnamen Piala Dunia untuk Italia, bersama dengan Paolo Rossi dan Christian Vieri.

Pada tahun 2002, Baggio menjadi pemain Italia pertama dalam lebih dari 50 tahun yang mencetak lebih dari 300 gol dalam karir; dia saat ini menjadi pemain Italia dengan skor tertinggi kelima di semua kompetisi dengan 318 gol. Pada tahun 2004, selama musim terakhir karirnya, Baggio menjadi pemain pertama dalam lebih dari 30 tahun yang mencetak 200 gol di Serie A, dan saat ini menjadi pencetak gol ketujuh tertinggi sepanjang masa di Serie A, dengan 205 gol.

Baca Juga :  Cedera Baru Giorgio Chiellini Bikin Juventus Jadi Cemas

Pada tahun 1990, ia pindah dari Fiorentina ke Juventus dengan biaya transfer rekor dunia. Baggio memenangkan dua gelar Serie A, satu Coppa Italia, dan satu Piala UEFA, bermain untuk tujuh klub Italia yang berbeda selama karirnya (Vicenza, Fiorentina, Juventus, AC Milan, Bologna, Inter Milan, dan Brescia).

Baggio dikenal sebagai Il Divin Codino (“The Divine Ponytail”), karena gaya rambut yang ia kenakan di sebagian besar kariernya, karena bakatnya, dan karena keyakinan Buddhisnya. Pada tahun 2002, Baggio dinominasikan sebagai Duta Besar Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pada tahun 2003, ia adalah pemenang perdana penghargaan Golden Foot. Sebagai pengakuan atas aktivisme hak asasi manusianya, ia menerima penghargaan Man of Peace dari Penerima Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2010. Pada tahun 2011, ia adalah pesepakbola pertama yang dilantik ke dalam Hall of Fame Sepak Bola Italia.

Share :

Baca Juga

Real Madrid sukses membuat Barcelona menangis usai menang 3-1 dalam duel El Clasico pekan ke-7 La Liga 2020/21, Sabtu (24/10) malam WIB di Camp Nou.

Liputan

Barcelona Dibikin Menangis Real Madrid 1-3, Zidane Buktikan Kualitasnya

Liputan

3 Big Match Pekan Ini Termasuk Man Utd vs Arsenal

Liputan

Momen Buruk Messi di Barcelona: Dua Kali Dipermalukan Bayern
Belanda telah melakoni dua pertandingan semenjak diangkatnya Frank de Boer menjadi pelatih menggantikan Ronald Koeman yang digaet Barcelona beberapa waktu yang lalu.

Liputan

Dua Laga Awal Tanpa Kemenangan, Firasat Buruk Menimpa De Boer

Liputan

Jelang Barcelona Kontra Madrid, Thibaut Courtois Inginkan Api Kecil Menyala

Liputan

Bagian dari Rangkaian TC, Timnas U-16 Jalani Upacara HUT ke-75 RI

Liputan

Sergio Ramos Tak Terpengaruh Isu Transfer Ke PSG, Fokus Bela Spanyol

Liputan

Man Utd Ungguli Juventus, Chelsea & Liverpool Dapatkan Pemain Gratisan Barcelona Ini