Home / Liputan

Wednesday, 13 October 2021 - 20:38 WIB

Newcastle Dijual ke Pangeran Arab, Manchester United dan Dua Klub Lainnya Marah Besar

Manchester United adalah satu dari tiga klub Liga Inggris yang ‘paling marah’ dengan pengambilalihan Newcastle baru-baru ini yang dipimpin oleh Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi.

Kepala operator Liga Inggris, Richard Masters, menyetujui langsung pembelian tersebut. Amanda Staveley, PCP Capital Partners, Reuben Brothers dan Dana Investasi Publik Arab Saudi membentuk konsorsium pada tahun 2020 dan berhasil membujuknya.

Baca juga : Liga Inggris: Manchester City Ngebut Kejar Erling Haaland, Bakal Bertemu Sang Agen pada Januari 2022

Mike Ashley setuju untuk menjual untuk menyenangkan para pendukung meski pada awalnya diblokir karena Masters khawatir tentang kemungkinan adanya penolakan dari peserta Liga Inggris lainnya.

Namun, mereka mengungkapkan dalam sebuah pernyataan pekan lalu bahwa mereka telah menerima “jaminan yang mengikat secara hukum bahwa Kerajaan Arab Saudi tidak akan mengendalikan Newcastle United Football Club”.

Baca Juga :  Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Alfred Riedl Meninggal Dunia

Ini menjadi polemik karena mereka beranggapan bagaimana bisa seorang putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman memimpin PIF dan Newcastle United secara bersamaan.

3 Klub Liga Inggris Marah Besar

Sebanyak 19 klub Liga Inggris menggelar rapat dadakan. Manchester United, Tottenham Hotspur dan Everton dikatakan paling marah.

The Mail melaporkan bahwa ketiga klub tersebut adalah yang paling vokal pada panggilan telepon baru-baru ini di mana Richard Masters dan Gary Hoffman berbicara kepada klub anggota tentang masalah tersebut.

Dilaporkan Daily Star, ketiga klub tersebut kecewa berat karena sejumlah pertimbangan, utamanya menyoal persaingan di Liga Inggris yang pastinya bakal makin ketat bukan karena competitiveness, melainkan permainan uang.

Baca Juga :  Prediksi Big Match Manchester United Vs Chelsea - 24 Oktober 2020

Jaminan Premier League

Pernyataan operator Liga Inggris atau Premier League, di sisi lain, menegaskan bahwa penambilalihan Newcastle United oleh konsorsium Arab Saudi tidak menyalahi aturan apapun. Mereka juga menjamin klub berjulukan The Toon itu akan dikelola secara profesional dan terpisah dari campur tangan negara.

“Liga Inggris, Newcastle United dan St James Holdings Limited hari ini telah menyelesaikan perselisihan pengambilalihan klub oleh konsorsium PIF, PCP Capital Partners dan RB Sports & Media.”

“Sengketa hukum terkait entitas mana yang akan memiliki dan/atau memiliki kemampuan untuk mengendalikan klub setelah pengambilalihan juga telah clear.”

“Liga Inggris sekarang telah menerima jaminan yang mengikat secara hukum bahwa Kerajaan Arab Saudi tidak akan mengendalikan Newcastle United.”

Share :

Baca Juga

Liputan

Rapor Pemain Liverpool Saat Jamu Man City: Salah Emang The Best, Milner Ampun Deh

Liputan

Bakal Jarang Starter, Tammy Abraham Berpotensi Hengkang
Perubahan Jadwal Uji Coba Timnas U-19 di Kroasia

Liputan

Alami Perubahan, Ini Jadwal Terbaru Uji Coba Timnas U-19 di Kroasia
Juventus akan menjamu Barcelona pada matchday 2 Grup G Liga Champions 2020/21, Kamis (29/10) pukul 03.00 WIB di Allianz Stadium.

Liputan

Prediksi UCL Juventus Vs Barcelona: Big Match Kurang Lengkap
Timnas Indonesia U-19 telah menyelesaikan pemusatan latihan (TC) bulan Agustus-September di Kroasia dan dijadwalkan akan terbang menuju Turki pada Oktober ini.

Liputan

Batal ke Turki, Ini Rencana Timnas U-19 Selanjutnya
Timnas U-16

Liputan

Komentar Bima Sakti Usai Uji Coba Pertama Timnas U-16 di TC Agustus

Liputan

Leicester City vs Man United Liga Inggris, Solskjaer tak Risau soal Kondisi Pemain MU yang Cedera

Liputan

Arsenal Mau Pinjamkan Beknya ke Klub Championship