Home / Liputan

Sunday, 7 March 2021 - 21:07 WIB

Penutup Tribun Anfield dan Pengaruhnya pada Performa Liverpool

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengaku tak sabar bermain melawan Real Madrid yang tidak lagi diperkuat Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengaku tak sabar bermain melawan Real Madrid yang tidak lagi diperkuat Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale

Saat ini Liverpool sedang berada dalam kondisi yang sangat buruk. Kekalahan demi kekalahan mereka alami. Dan parahya, kekalahan itu kerap mereka alami di rumah sendiri, Anfield Stadium. Ada banyak penyebab kekalahan itu dan salah satunya adalah warna penutup tribun.

Menurut Frankie, seorang fans berat Liverpool, sepuluh persen penyebab kekalahan Liverpool di kandang akhir-akhir ini disebabkan oleh warna penutup tribun dan kursi di seantero Stadion Anfield. Sang penggemar mengusulkan agar penutup itu diangkat atau diganti oleh warna lain.

Kesimpulan dan usulan itu bukanlah sebuah usaha mencari kambing hitam atau ungkapan kekecewaan dan frustrasi karena kekalahan demi kekalahan yang diderita Liverpool. Atau bukan pula sebuah lelucon atau sindiran terhadap performa yang merosot tajam.

Kesimpulan dan usulan itu lahir dari analisis ilmiah yang tajam dan cukup masuk akal. Menurut Frankie, terjadi benturan warna ketika para pemain Liverpool mengoper bola. Tribun berwarna merah dan kostum mereka berwarna merah juga.

Baca Juga :  Klub Paling Produktif dalam Sejarah Europa League, Adakah Jagoanmu?

“Kami memiliki latar belakang merah dan kami bermain dengan seragam merah. Saya percaya ini adalah benturan warna ketika klub mengoper bola, mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk memvisualisasikan pemain mereka,” katanya di Sports Bar pada Kamis malam, seperti yang dikutip dari Libero.id.

Selanjutnya sang penggemar mengatakan bahwa benturan itu membuat perbedaan yang cukup besar. Ketika dipresentasekan, perbedaan itu bisa menembus angka 10 persen.

“Hal seperti itu [benturan warna, red] membuat perbedaan 10 persen, [dan] dalam skema hal-hal 10 persen itu banyak,” tambahnya.

Secara ilmiah, analisis Frankie dapat diterima. Benturan warna memang amat mengganggu fokus dan konsentrasi para pemain. Benturan itu tidak hanya dialami oleh Liverpool tetapi juga oleh klub-klub lain yang mengenakan kostum dengan warna dominan merah seperti Manchester United dan Arsenal.

Baca Juga :  Liverpool Bidik Pemain Leeds United Ini

Frankie bukan orang pertama yang menelurkan analisis itu. Beberapa tahun silam, mantan pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson pernah melahirkan gagasan serupa. Pelatih legendaris itu menyalahkan kostum yang digunakan Southampton ketika timnya tumbang 0-3.

Kembali ke analisis Frankie. Manajemen Liverpool bisa mempertimbangkan analisis dan usulan itu bila ingin memperbaiki performa mereka saat ini. Walaupun bukan penyebab tunggal dan utama, warna penutup tribun itu tetap saja memberikan efek buruk bagi permainan kandang Liverpool.

Baca juga Akhir Pekan Istimewa Pencinta Bola Eropa

Share :

Baca Juga

Menjadi pemain termahal memang memiliki beban dan tanggung jawab yang sangat berat. Havertz dibayang-bayangi dengan kutukan pemain termahal Chelsea.

Liputan

Kai Havertz Dibayang-bayangi Kutukan Pemain Termahal Chelsea

Liputan

Hasil EFL Cup: Liverpool Lagi-lagi Dominasi Arsenal

Liputan

Manchester United Diadang Rekor Buruk Lawan Brighton

Liputan

Sergio Ramos Tak Terpengaruh Isu Transfer Ke PSG, Fokus Bela Spanyol
Lionel Messi bertahan di Barcelona semusim lagi

Liputan

Teka teki terjawab, Lionel Messi Pertimbangkan Bertahan di Barcelona

Liputan

Robert Pires Anjurkan Mbappe Pindah ke Real Madrid

Liputan

Klub Paling Produktif dalam Sejarah Europa League, Adakah Jagoanmu?
Ketum PSSI melepas Timnas U-19 menuju Kroasia

Liputan

Ketum PSSI Lepas Timnas U-19 Menuju Kroasia dan Dua Pemain Dicoret